Mamujuekspres.com|MAMUJU|– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dapat bantuan dana hibah untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pasca bencana terdampak gempa bumi dan bencana alam 2021 lalu.
Hibah tersebut di serahkan langsung Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof Dr Pratikno di sela acara sosialisas kebijakan hibah kebencanaan di kantor pusat BNPB, di Jakarta, Kamis, 14 Nopember 2024.
Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan, dana hibah yang harusnya diterima pada 2023 lalu, baru didapatkan 2024. Hal tersebut disebabkan adanya perubahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait hibah bantuan dana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.
“Sekarang ini kita baru menerima bantuan hibah untuk rehabilitasi dan rekonstruksi untuk 2024 yang diberikan pada 68 daerah di Indonesia, termasuk Sulbar.
Jadi, baru direalisasikan yang harusnya di 2023, karena ada perubahan kebijakan PMK yang mengatur mengenai hibah bantuan dana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana,” kata Muhammad Idris.
Ia juga mengungkapkan, tujuan dana hibah yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana, sejumlah fasilitas yang terdampak gempa bumi dan bencana alam yang terjadi di Sulbar 2021 lalu.
“Dana hibah BNPB Rp 21.844.270.000 diperuntukkan untuk tiga paket pekerjaan infrastruktur yaitu tanggul di daerah Tapandullu, kemudian ada dua jembatan, semuanya berada di Kabupaten Mamuju, tuturnya. (rls/red)













Komentar