Mamujuekspres.comMAMUJU|–Talkshow Duta Baca Indonesia (DBI) 2024, di rangkaikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar lembaga bertempat di Aula Perpustakaan Daerah Sulbar, Mamuju.
PKS tersebut ditandatangani empat lembaga diantaranya Kakanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulbar, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Muhammadiyah Mamuju, dan SMA Negeri 1 Kalukku.
“Para stakeholders sepakat bekerjasama melalui seminar, lokakarya, dan diskusi terkait literasi di era digital dan menyediakan bahan bacaan berkualitas, baik di perpustakaan universitas, sekolah, maupun lembaga pemasyarakatan yang berada di bawah naungan Kemenkumham”.
Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju Dr.H.Muh.Tahir M.Si mengatakan program kerja sama ini diharapkan dapat mengawali dan memperkuat serta menciptakan ekosistem literasi yang lebih baik dengan bersinergi sejumlah stakeholders yang ada di Sulbar agar tercipta generasi yang lebih unggul, cerdas secara akademis, mampu berpikir kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan secara global, sebutnya.
Menurut Rektor Unimaju, literasi bisa dimulai dengan penguatan SDM perpustakaan Perguruan tinggi, melalui Diklat tenaga pustakawan kepada PTS dan PTN yang kekurangan tenaga pustakawan, pelaksanaannya bersama Dinas Perpustakaan Daerah, Forum PTS/ PTN Sulbar, tambahnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulbar, Drs.H.Khaeruddin Anas, M.Si menyampaikan optimismenya bahwa literasi adalah kunci untuk membuka peluang dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dengan adanya kerja sama ini, kita berharap dapat menciptakan sinergi yang kuat antara lembaga pendidikan dan pemerintah untuk mengatasi tantangan literasi di Sulbar, ujar mantan Kabiro Humas Setprov.Sulbar.
Khaeruddin Anas berkomitmen untuk menjadikan perpustakaan daerah Sulbar sebagai ruang inklusif bagi seluruh masyarakat, tempat di mana setiap orang dapat belajar, berbagi, dan tumbuh bersama, ungkapnya. (***)













Komentar