Mamujueksores.com|MAMUJU|– Pemprov. Sulbar melalui Dinas Perkebunan akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kakao di Sulbar.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar Syamsul Maarif mengatakan, pelaksanaan kegiatan menggagas tema Pengembangan Kakao Berkelanjutan , selain itu untuk mengembalikan Kejayaan Kakao di Sulbar,” kata Syamsul Ma’arif, Senin, 16 Oktober 2023.
Kegiatan FGD tersebut menghadirkan Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh sebagai keynote speaker, Muhammad Rizal Ismail Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan, Dr Agung Wahyu Susilo Direktur Pusat penelitian kakao dan Kopi Indonesia, Akademisi Unhas dan Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi.
Forum ini membahas strategi pengembangan kakao untuk meningkatkan produksi dan produktivitas berbasis kawasan melalui peremajaan, perluasan, rehabilitasi, intensifikasi, implementasi GAP, penerapan inovasi teknologi perbenihan.
Pj. Gubernur Sulbar, Prof Zudan sesuai arahannya bahwa FGD dilakukan untuk mendapat masukan dari stakeholder terutama pakar, ahli , pelaku dan tentu pemerhati kakao tentang metode terbaik melakukan kegiatan pengembalian kejayaan kakao di Sulbar.
Dengan demikian ada rekomendasi produktif yang dijalankan Pemprov melalui Disbun untuk segera merehabilitasi kakao tua dan juga melakukan perluasan areal untuk kesejahteraan petani kakao di Sulbar.
“Yang paling mendesak adanya support kebijakan dan politik untuk menjadikan kebun induk Kakao Batupanga Daala di Polman kembali berfungsi sebagai sumber benih unggul sehingga Sulbar dapat menjadi mandiri benih kakao,” tutupnya. (rls)















Komentar