Gubernur Sulbar Nilai Belanja Daerah Tidak Efesien, Instruksikan Perbaikan

Mamujuekspres.com|MAMUJU| – Gubernur Sulbar Suhardi Duka memimpin rapat pimpinan bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di dampingi, Sekdaprov Sulbar, Junda Maulana di kantor Gubernur, Jumat 14 November 2025.

“Dalam mengelola keuangan daerah ada beberapa yang harus di pahami yaitu fiskal, dimana dan bagaimana daerah mengelola pendapatan, dan bagaimana mengelola belanja daerah,” kata Suhardi Duka.

Gubernur Suhardi Duka mengatakan, menghadapi tahun 2026 Pemprov Sulbar optimis bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, meski dengan segala keterbatasan yang dimiliki.

“Kita sudah ukur jika APBD 2026 berjalan akan capai mungkin 6 persen pertumbuhan ekonomi, dalam kondisi seperti ini tidak dipungkiri adanya pengurangan anggaran setiap daerah”, ungkapnya.

Gubernur menilai, beberapa kelemahan yang terjadi selama ini terhadap belanja pemerintah antara lain, tidak efisien, realisasi lambat, tidak tepat sasaran, kualitas perencanaan yang lemah dan belanja modal tidak optimal, tidak berbasis kinerja, serta juga perilaku korupsi.

“APBD 2026 sudah kita perbaiki semoga saja APBD yang kita rancang berdampak baik dan dirasakan masyarakat,” terang SDK.

“Ia mengingatkan seluruh OPD untuk menjalankan program kerja betul-betul berbasis data perencanaan, lakukan tata kelola dengan baik, kurangi belanja tidak produktif, perbanyak koordinasi dengan Kementerian, agar ada program pusat bisa didapatkan masuk ke Sulbar demi masyarakat. (Rls/red)

Komentar

Update Terbaru