Mamujuekspres.com|MAMUJU| – Pemprov Sulbar bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulbar menyusun Roadmap Pengendalian Inflasi Provinsi 2025–2027, dibuka Plh Sekprov Sulbar Junda Maulana, di Hotel Maleo Mamuju, Kamis, 23 Oktober 2025.
Kegiatan konsinyering ini dihadiri anggota Tim TPID Sulbar, para kepala OPD dan instansi terkait, bertujuan menyusun arah kebijakan dan strategi pengendalian inflasi yang terintegrasi dan berkelanjutan tiga tahun ke depan.
Plh Sekprov, Junda Maulana menekankan pentingnya roadmap ini sebagai pedoman kebijakan daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat dalam upaya penanggulangan inflasi yang efeknya sangat luas, Alhamdulillah, inflasi Sulbar tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah, ujarnya.
Menurut Junda, persoalan inflasi berkaitan erat kesejahteraan masyarakat yang sejalan misi pertama Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuj mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, ungkapnya.
Sementara Kepala Kantor Perwakilan BI Sulbar, Eka Putra Budi Nugroho, menyampaikan sebagai mitra kerja Pemprov Sulbar terus berkomitmen memperkuat pengendalian inflasi dimana empat elemen penting yang menjadi perhatian, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif, ujarnya.
Adanya penyusunan roadmap ini, diharapkan arah kebijakan pengendalian inflasi Sulawesi Barat tahun 2025–2027 dapat terlaksana dengan baik, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Rls/red)















Komentar