oleh

Pj Gubernur Sulbar Berganti, Mendagri: Pengisian Jabatan Sesuai Undang-Undang, Selamat Bekerja

Mamujuekspres.com|JAKARTA|- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melantik empat penjabat (Pj) Gubernur baru diantaranya, Pj.Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat (Sulbar), Maluku Utara (Malut), Banten dan Gorontalo.

“Berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 60/B/2024 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Gubernur”.

Sementara Pj.Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh menempati pos baru sebagai Pj.Gubernur Sulsel selanjutnya Pj.Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mendapat jabatan baru sebagai Pj Gubernur Sulbar.

Pelantikan tersebut dipimpin Mendagri Tito Karnavian dihadiri sejumlah pejabat Forkopimda pada 5 Wilayah Provinsi yang berganti Pj Gubernurnya.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan kehadiran lima Pj. Gubernur ini karena adanya kekosongan sesuai amanat UU No. 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada serentak.

“Dengan adanya amanat UU ini sejak tahun 2022 sudah di isi Pj Gubernur, jadi kita melakukan pengisian sementara sampai terpilihnya Gubernur definitif hasil Pilkada serentak 2024,” kata Tito, Jumat 17 Mei 2024.

Proses pengisian Pj Gubernur juga melalui mekanisme yang ada, dimulainya dari DPRD mengusulkan tiga nama dan pemerintah pusat mengusulkan tiga nama.

“Hal ini juga memberikan pengalaman penjabat dari pemerintah pusat yang bertugas sebagai Pj Gubernur, karena kedepan akan banyak kemitraan dalam setiap kebijakan pusat ke daerah,” tambahnya.

Sampai, hari ini kurang lebih ada 266 penjabat dari pusat mengisi Pj Gubernur tersebar seluruh wilayah Indonesia , setelah KPUD menetapkan hasil Pilkada, maka Pj Gubernur juga akan berakhir masa jabatannya¬† kemungkinan sekitar bulan Januari 2025,” bebernya.

Bisa, lebih jika ada sengketa Pilkada terjadi di Mahkamah Konstitusi tapi diharap Pilkada serentak 2024 berjalan lancar.

“Jadi pelantikan Pj Gubernur untuk mengisi kekosongan, selamat bekerja, kita harap yang sudah dilantik khusus Prof Zudan dan Bahtiar dengan makin banyak pengalaman di daerah bisa menghadirkan kebijakan di pusat yang berdampak ke daerah,” tandasnya. (rls/red)

Komentar

Update Terbaru