Mamujuekspres.com|MATENG|–UPTD Balai Latihan Kerja pada DinasTenaga Kerja Daerah Prov. Sulbar bekerjasama Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kab. Mamuju Tengah melakukan Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan Ke-III APBD 2024 bertempat di SMKN 1 Topoyo, dibuka secara resmi Kadisnakerda Sulbar diwakili Kepala BLK Sulbar H.Andi Farid Kusno, S.Sos, M.Si, Senin, 4 Maret 2024.
Pelatihan tersebut di hadiri Kadisnakertrans Kab.Mateng,
Kepala UPTD BLK pada Dinas Tenaga Kerja Sulbar, Kepala Sekolah SMKN 1 Topoyo, Para Pejabat Struktural Eselon III dan IV serta Pejabat Fungsional di Lingkup Disnakertrans Kab. Mateng, para Instruktur, Panitia, peserta Pelatihan dan undangan.
Ketua Panitia Kasubag Tata Usaha Muh. Yusrifan Isra, S.STP, M.Si mengatakan maksud dan tujuan kegiatan ini untuk mendorong peserta mengenal potensi diri membentuk jiwa kewirausahaan, mengembangkan jati diri kewirausahaan kearah perluasan kesempatan kerja dan meningkatkan keterampilan dan skill serta kualitas tenaga kerja dalam menjalankan pekerjaannya.
Jumlah peserta 64 orang terbagi 4 jurusan, lama pelatihan 30 hari atau setara 260 jam pelajaran, metode pelatihan kuliah/ ceramah, diskusi dan praktek, instruktur berasal dari UPTD BLK Sulbar, sebutnya.

Sementara itu sambutan Kadisnakerda Prov.Sulbar yang diwakili Kepala UPTD BLK Sulbar H.Andi Farid Kusno, S.Sos, M.Si mengatakan Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan III APBD Tahun Anggaran 2024, yang dilaksanakan UPTD-BLK Sulbar bekerjasama Disnakertrans Kab.Mateng terdiri 4 Kejuruan meliputi Jurusan Tata Busana /Garment, Jurusan Tata Rias dan Kecantikan, Jurusan Computer Operator Assistant dan Jurusan Tata Kecantikan Rambut, sebutnya.
Dikatakan H.Andi Farid Kusno, S.Sos, M.Si bahwa, Kegiatan pelatihan ini merupakan bukti nyata dan komitmen Pemprov.Sulbar melalui UPTD-BLK Sulbar untuk mendorong dan meningkatkan kualitas tenaga kerja di daerah ini.
Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, persaingan di dunia kerja semakin ketat, oleh karena itu diperlukan SDM yang memiliki kompetensi memadai agar dapat bersaing di bursa kerja yang semakin kompleks, ujar H.Farid Kusno
“Dengan adanya Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang diselenggarakan di SMKN 1 Topoyo, Kab.Mamuju Tengah,
diharapkan agar para peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja” (ist)













Komentar