oleh

On Site Class, Penerimaan Peserta Magang Calon Manajer Lini Bisnis Kawasan Transmigrasi di Kalasan Valey Yogyakarta

Mamujuekspres.com|Yogyakarta|–On Site Class, peserta magang Calon Manajer Lini Bisnis Kawasan Transmigrasi, asal Sulbar sebanyak 25 Orang, mendapat arahan dan kesempatan berkunjung di Kawasan Terpadu Peternakan, Pertanian Kalasan Valey, Yogyakarta, 24 Pebruari 2024.

Kepala Dinas Nakertrans DIY Ari Nugrahadi, ST, M. Eng sebagai inisiator kerjasama Kalasan Valey dengan Pemprov.Sulbar menyampaikan peluang memulai bisnis berawal dari pemikiran positif dan kemauan berinovasi serta menerapkan teknologi yang di ajarkan terkait potensi Desa di Sulbar, khususnya bagi peserta Magang, di Kalasan Valey dengan Dinas Transmigrasi Sulbar, ungkapnya.

Kebijakan Kepala Dinas Transmigrasi Prov.Sulbar H. Ibrahim, S.Pd, M.Si antara lain berupaya untuk meningkatkan Indeks Kawasan Transmigrasi Sulbar, salah satunya yaitu meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM)bagi Pemuda Desa, dengan menitipkan 25 Peserta untuk magang dengan mengembangkan  Potensi Pertanian, Peternakan, Perikanan menjadi ladang Bisnis Bumdes di Sulbar.

Selain itu, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa dimulai dengan kesiapan Studi Kelayakan dan praktek Pertanian dan Peternakan yang diajarkan langsung oleh Tenaga Ahli di bidangnya di Kalasan Valey, sebut mantan Karo Humas Setprov.Sulbar.

Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar, H. Ibrahim, S,Pd, M.Si menyampaikan kerjasama antar Kalasan Valey dengan Dinas Transmigrasi Sulbar sebagai bentuk penerapan kolaborasi, di mana pasca Magang, Kalasan Valey tetap akan melakukan Monitoring terhadap 25 peserta ini untuk menjalankan lini Bisnis sesuai Anlisis Kelayakan di Desanya, ungkapnya.

“Dikatakan, Peserta magang harus menciptakan Ekosistem Bisnis dengan bantuan masyarakat Petani di Desa dan menjadi Leader dalam Penerapannya”.

Menurut H.Ibrahim harapannya kepada Destarafi Perdana Pimpinan Kalasan Valey agar kedepan, kerjasama Kalasan Valey akan di tingkatkan melalui pengembangan lini bisnis Bumdes di Sulbar dengan berinvestasi di Kawasan Transmigrasi untuk penerapan Teknologi Pertanian dan Pertenakan, ujarnya. (m2)

Komentar

Update Terbaru