Mamujuekspres.com|MAMUJU|–Rapat Kordinasi Balai Latihan Kerja (BLK) se-Sulbar dengan tema “Optimalisasi Link and Match Balai Latihan Kerja dengan Dunia Usaha dan Industri dalam Menciptakan SDM di Sulbar yang Unggul dan Malaqbi” di buka secara resmi Kadisnaker Sulbar H.Andi Farid Amri, S.Sos, MM didampingi Kepala UPTD-BLK H.Andi Farid Kusno, S.Sos dan Kabid P2TK Shandy, SE, MAP bertempat di Hotel Aflah Mamuju, Senin, 5 Pebruari 2024.
Kepala UPTD-BLK Sulbar H.Andi Farid Kusno, S.Sos,M.Si dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan Rapat Koordinas Balai Latihan Kerja se-Sulbar yaitu untuk menyamakan persepsi pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi yang dilaksanakan UPTD-BLK dengan Pemda Kabupaten se-Sulbar yang berlangsung 5-7 Pebruari 2024.
Nara Sumber diantaranya Kepala BBPVP Makassar, Kepala BAPPEDA, Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ketua KIP, Ketua LSP BBPVP Makassar, Kepala UPTD BLK Sulbar, Pejabat Struktural Eselon III dan IV serta Pejabat Fungsional di Lingkup Disnakerda Prov.Sulbar.
Peserta Rakor diantaranya, Kadisnakertrans dan ESDM dan Ka.UPTD-BLK Polman dan Majene serta Kadisnakertrans dan Kabid Ketenagakerjaan Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu dan Mamasa, serta para Instruktur UPTD BLK Sulbar, para Kabid Disnaker Sulbar, Kasie dan Subag BLK Disnaker Sulbar, TVRI, RRI, Media Online, Ketua LPKS se-Subar, BRI Cab. Mamuju serta BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulbar H.Andi Farid Amri, S.Sos, MM mengatakan Rakor ini merupakan wadah untuk menyediakan program pelatihan berbasis kompetensi untuk menghasilkan SDM yang siap pakai dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja yang mampu beradaptasi dengan perubahan agar mudah terserap di dunia kerja, ungkapnya.
Menurut Andi Farid Amri, Rakor ini merupakan sarana untuk merumuskan langka strategis guna meningkatkan relevansi program pelatihan berbasis kompetensi yang diselenggarakan BLK sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.
Karena itu, ia mengajak para peserta Rakor untuk terlibat aktif dalam diskusi, memberikan masukan dan pengalaman dengan mengoptimalkan link and match antara BLK, dunia usaha dan industri guna menciptakan lulusan siap pakai dan berdaya saing tinggi menghadapi era revolusi industri 4.0 Sulbar, sebut Andi Farid Amri. (m2)












Komentar