oleh

Sekdaprov.Sulbar Membuka Pelaksanaan Temu Teknis Konsultasi Kemitraan Investasi Kawasan Transmigrasi

Mamujuekspres.com|MAMUJU|–Pelaksanaan Temu Teknis Konsultasi Kemitraan Investasi TA. 2023 pada Kawasan Transmigrasi, Kawasan Pedesaan, dan Kawasan Ekonomi Baru dibuka secara resmi Sekdaprov.Sulbar Dr.H.Muhammad Idris, M.Si di Hotel Maleo, Senin, 4 Desember 2023.

Kegiatan tersebut dihadiri 80 orang diantaranya Kepala OPD Lingkup Pemprov Sulbar, Instansi Vertikal, Kadis Transmigrasi dan Kadis PMD Kabupaten, Pimpinan Bank, Kades, Direktur Bumdes, Mitra/Investor, Akademisi, Media dan Kepala OPD Kab Penajam Paser Utara serta Perhimpunan Anak Transmigrasi RI Sulawesi Barat.

Dalam laporannya Kadis Transmigrasi Sulbar H.Ibrahim, S.Pd,M.Si mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi peran stakeholder Pentahelix di kawasan Transmigrasi, Pedesaan untuk membentuk Kawasan Ekonomi Baru dan mendukung IKN di Kalimantan serta mengoptimalkan koordinasi dan integrasi untuk Investasi dan Kemitraan Kawasan Transmigrasi, Pedesaan dan Ekonomi Baru, sebutnya.

Sasarannya menjadikan Kawasan Transmigrasi sebagai produk unggulan Kawasan Pedesaan berbasis  SDG’s Desa bekelanjutan dan berdaya saing dengan Kemudahan Konsolidasi Lahan dan mendorong Pemerintah Desa dan Bumdes Kawasan Transmigrasi (221 Desa) se-Sulbar menjadi Wilayah Investasi dengan Kemitraan berbasis PDRB.

Sekdaprov.Sulbar Dr.H.Muhammad Idris, M.Si mengungkapkan bahwa Kawasan Transmigrasi dibangun dan dikembangkan di Kawasan Perdesaan sebagai sistem produksi pertanian dan pengelolaan SDA yang memiliki keterkaitan fungsional dan hierarki keruangan dengan pusat pertumbuhan dalam satu kesatuan sistem pengembangan melalui konsep investasi, ujarnya.

“Pengembangan tersebut bertujuan menciptakan sentra-sentra agribisnis dan agroindustri, membuka kesempatan kerja dan peluang usaha dan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para transmigran dan penduduk sekitar di Kawasan Transmigrasi/Pedesaan”, jelasnya.

Pj.Gubernur Sulbar Prof.Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan bahwa arah kebijakan desa dan kawasan pedesaan di Sulbar untuk  menguatkan desa dan masyarakat desa serta menjadi pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi di perdesaan guna mendorong keterkaitan desa-kota yang berkelanjutan, sebutnya.

Dikatakan, arah kebijakan tersebut dimulai pemenuhan Standar Pelayanan Minimum sesuai kondisi geografis Desa, Penanggulangan kemiskinan dan pengembangan usaha ekonomi masyarakat Desa, Pembangunan SDM, Penguatan Pemerintahan Desa, pengelolaan SDA dan Lingkungan Hidup Berkelanjutan, serta Penataan Ruang Kawasan Perdesaan, ungkapnya.

Temu Teknis Konsultasi Kemitraan Investasi TA.2023 dirangkaikan Lokakarya, Pameran UMKM dan Bumdes, serta Coaching Clinic Bumdes Pengembangan Lini Bisnis Kerjasama Perbankan dan Tenaga Ahli berlangsung 4-6 Desember 2023. (its)

Komentar

Update Terbaru