Mamujuekspres.com|MAMUJU| — Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, tinjau lokasi rencana pembangunan Mamuju Arterial Ring Road (MARR) Tahap II TPI-Tambi, Kelurahan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, Sabtu, 15 November 2025.
Sebagai tindak lanjut pertemuannya dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo di Jakarta.
Gubernur Sulbar Suhardi Duka didampingi Sekda Sulbar, Junda Maulana, kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar dan perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PU meninjau kondisi wilayah yang menjadi opsi trase pembangunan jalan arteri.
Ruas MARR Tahap II direncanakan menjadi penghubung antara Jalan Arteri Tahap I dari Kantor Gubernur Sulbar hingga pertigaan Hotel Maleo. Kehadiran proyek ini diharapkan memperkuat konektivitas wilayah Kota Mamuju dan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sesuai Misi 5 Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Gubernur menjelaskan proyek jalan arteri kembali dibahas yang sebelumnya dianggarankan Rp165 miliar pada 2023 dikembalikan ke pemerintah pusat karena terkendala pembebasan lahan.
Menurutnya, masyarakat Tambi menginginkan trase jalan arteri dibangun di tepi laut. Namun, opsi tersebut membutuhkan izin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kajian lingkungan yang jelas, serta anggaran yang lebih besar.
“Hari ini saya tinjau, semoga saja tidak terkendala,” ujarnya.
Suhardi Duka menyampaikan desain trase akan dikaji bersama pihak balai sebelum dibahas kembali dengan Menteri PU, ia berharap proyek tersebut segera mendapatkan persetujuan.
Gubernur bandingkan kebutuhan anggaran kedua alternatif trase, jika dibangun melalui daratan, biayanya sekitar Rp165 miliar pada 2023 akan meningkat 10 persen pada 2026 menjadi Rp180 miliar sedang trase tepi laut membutuhkan anggaran lebih besar sekitar Rp300 miliar hingga mendekati Rp400 miliar, sebutnya. (Rls/red)















Komentar