Pemprov Sulbar Perkuat Toleransi melalui Peringatan Maulid Nabi dengan Doa Lintas Agama

Mamuju385 views

Mamujuekpres.com|MAMUJU|– Pemprov Sulbar menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dirangkaikan doa bersama lintas agama di Lapangan  Kantor Gubernur Sulbar, Rabu 10 September 2025.

Mengusung tema “Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW Menyatukan Langkah Membangun Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, diikuti seluruhASN dan non-ASN lingkup Pemprov Sulbar.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengatakan doa lintas agama antara lain, Islam, Kristen, Hindu, Katolik, dan Budha merupakan wujud nyata kerukunan dan toleransi di Indonesia.

“Inilah Indonesia yang harmoni, berbeda agama tapi tetap toleran. Hari ini kita menyaksikan bersama doa lintas agama untuk bangsa, negara, dan daerah kita. Dari delapan instruksi Menteri Dalam Negeri, semuanya telah kita laksanakan,” ujar Gubernur Suhardi Duka.

Suasana kekeluargaan juga terasa ketika Gubernur Suhardi Duka melontarkan candaan ringan terkait tradisi berebut makanan khas yang ditampilkan saat perayaan maulid yang ada tiriq.

“Ini belum hikmah maulid sudah berebut, jadi yang tadi itu belum berkah, setelah hikmah maulid, baru saya akan rebut juga yang dekat-dekat disini,” ucapnya disambut tawa hadirin.

Gubernur Suhardi Duka juga mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam sikap seorang pemimpin.

Cerama hikmah maulid dibawakan Sayyid H. Fadlhu Al-Mandaly dalam perayaan maulid tersebut pertama, apa yang di makan harus halal, sebagai pejabat harus memilah mana yang boleh dan mana yang tidak. Akhlak Rasulullah menjadi pegangan utama, tentu sesuai dengan budaya masing-masing.

Doa lintas agama ini adalah simbol bahwa Indonesia itu harmoni, walau berbeda agama dan budaya, kita tetap bersatu mendoakan bangsa, negara, dan daerah,” tegasnya.

Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan lantunan doa dari perwakilan lintas agama yang hadir, sekaligus memperkuat komitmen Pemprov Sulbar dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan. (Rls/red)

Komentar

Update Terbaru