Gubernur SDK, Beban 384 M 2025; Pilih Tidak Utang Lagi

Pemerintahan552 views

Mamujuekspres.com|MAMUJU|– Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menyampaikan refleksi tantangan fiskal Pemprov Sulbar 2025, di tengah tekanan pembiayaan, ia komitmen tidak mengambil utang baru, meski ditawari opsi  pemerintah pusat.

“Sulbar sudah dua kali pinjam ke SMI, cicilannya berat dan belum lunas, saya minta dijadwal ulang tapi disarankan menambah utang, saya tolak. Sebaiknya kita bayar lunas dalam tiga tahun ke depan,” ujar SDK.

Beban fiskal 2025 ditanggung Pemprov Sulbar cukup signifikan mencapai Rp 384 M terdiri, Pembayaran pokok pinjaman SMI:Rp 99,4 M, Bunga pinjaman: Rp 8,7 M, Penyesuaian Dana Transfer (DAK) ditarik pusat: Rp130,2 M dan Pengurangan belanja karena asumsi retribusi daerah & SiLPA 2024 tidak tercapai Rp145,7 M
“Terus dari mana kita bisa membangun? main sulap? hehe,” kelakar SDK.

Gubernur Sulbar memastikan keterbatasan fiskal tidak menghambat arah pembangunan strategis, kita tetap memfokuskan anggaran pada program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Tahun ini Pemprov Sulbar telah menyalurkan mobil amrol dan ekskavator ke tiga kabupaten untuk mendukung pengelolaan sampah, sudah dua dekade sampah daerah diangkut, tapi belum pernah satu mobil sampah dikirim ke Kabupaten? Tahun ini, kita bantu,” ungkap SDK.

Selain itu, program keberpihakan seperti BPJS gratis, pengembangan peternakan, bantuan bibit pertanian, dan infrastruktur dasar tetap berjalan sesuai visi misi pembangunan.

Refleksi ini mempertegas bahwa membangun daerah bukan soal besar kecilnya anggaran, tapi keberanian memilih jalan yang bertanggung jawab baik secara fiskal maupun jangka panjang. (Rls/red)

Komentar

Update Terbaru