Ketua Aspikom Pusat Lantik Pengurus Aspikom Sulselbar

Pendidikan823 views

Mamujuekspres.com|MAKASSAR|–Ketua Aspikom Pusat Dr.S.Bekti, M.Si lantik Pengurus Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Periode 2024 – 2027 di Aula Teleconference Kedokteran UMI Makassar, Sabtu, 15/2/2025.

Pelantikan tersebut dihadiri 17 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Sulselbar dirangkaikan Seminar Nasional bertajuk ” Transformasi Pendidikan Komunikasi di Ertificial Intelligence, Peluang dan Tantangan”.

Ketua Panitia, Muhammad Idris, S.Sos, M.I.Kom mengatakan tema ini diangkat karena kehadiran AI berpengaruh pada semua aspek kehidupan, termasuk dalam kurikulum ilmu komunikasi.

“Persoalan utama yang muncul bagaimana menerapkan etika dalam penggunaan AI serta bagaimana mahasiswa tetap memiliki kemampuan analisis yang baik, tanpa hanya mengandalkan teknologi, “kata Muh.Idris.

Ketua Aspikom Pusat, Dr.S.Bekti, M.Si mengatakan pelantikan ini merupakan bagian dari proses rutin organisasi. Ia menyoroti pentingnya peran Aspikom Sulselbar sebagai tuan  rumah Kongres Nasional Aspikom pada Juli mendatang.

Kami melihat ini momen strategis Makassar akan menjadi tuan rumah Kongres Nasional yang dihadiri sekitar 350 perguruan tinggi se Indonesia. Hal ini bukan hanya soal kepanitiaan, tetapi juga tentang membangun solidaritas di kalangan akademisi komunikasi,” kata Bekti.

“Akademisi ilmu komunikasi harus siap menyelaraskan AI agar bisa menjadi alat bantu dalam perkembangan ilmu komunikasi, bukan justru menggantikan peran manusia”, ucapnya.

Ketua Aspikom Sulselbar terpilih, Dr.Abdul Majid, S.Sos, M.Si mengatakan kepengurusan baru ini beranggotakan sekitar 80 orang  berasal dari 17 Universitas, baik negeri maupun swasta di Sulselbar.

Agenda utama adalah pelantikan yang dilakukan dua bulan setelah penetapan ketua. Kami berharap program kerja yang disusun bisa fleksibel dan mampu merespon kebutuhan pendidikan komunikasi saat ini, terutama dalam menghadapi era digitalisasi,” kata Majid.

Ketua Dewan Pakar Aspikom, Prof. Dr. Muh. Akbar, M.Si berharap kepengurusan baru bisa menjalankan program lebih baik dari sebelumnya. Ia mendorong agar kegiatan akademik dan diskusi ilmiah semakin diperbanyak.

Menurut Muh Akbar, merancang  kurikulum dalam pengembangan ilmu komunikasi sebaiknya berbasis kebijakan. Namun, perlu dipertimbangkan kesiapan SDM, dan bagaimana metode pengembangannya, karena kurikulum yang ideal adalah yang bisa menjawab semua persoalan, “ungkapnya. (Bed).

Komentar

Update Terbaru