oleh

Begini Kata Tina Wahyufitri, 8 Pimpinan Media Rilis Berita Resmi Statistik BPS Sulbar

Mamujuekspres.com|MAMUJU|–Badan Pusat Statistik (BPS) Prov.Sulbar melakukan siaran pers mengundang pimpinan Media cetak dan online untuk merilis berita resmi Statistik BPS terkait perkembangan Indeks Harga Konsumen, Nilai Tukar Petani, Perdagangan Luar Negeri, Pariwisata dan Transportasi, bertempat di Aula Kantor BPS Sulbar, Selasa, 2 Januari 2024

Kegiatan tersebut selain dihadiri Kepala BPS Sulbar Tina Wahyufitri, S.Si, M.Si juga hadir Kepala BPS Mamuju Achmad Nasir, S.Si, MM, Humas & Protokoler BPS Sulbar, Haryo Satriaji, SST, Fungsional Ahli Madya lingkup BPS Sulbar dan Bappeda dan Diskominfopers Sulbar.

Adapun 8 pimpinan media mitra BPS Sulbar yang diundang diantaranya Radar Sulbar, Sulbar Express, RRI, Tribunsulbar.com, Mamuju Ekspress.com, Banniq.id, Rakyat Sulbar dan Kabar Sulbar.

Kepala BPS Sulbar Tina Wahyufitri, S.Si, M.Si menyampaikan
gambaran singkat Survei Biaya Hidup 2022, dilaksanakan untuk menangkap perubahan pola konsumsi masyarakat seperti paktor perkembangan teknologi, krisis dan dinamika pasar, SBH menjadi kunci penting untuk menghasilkan data inflasi yang akurat, karena bobot komoditas yang digunakan diperoleh dari hasil survei, ungkapnya.

“Ada empat tujuan utama pelaksanaan SBH 2022, yaitu: memperbarui tahun dasar Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 2018 jadi 2022, memperoleh paket komoditas dan diagram timbang IHK, mendapatkan data dasar nilai konsumsi, mendapatkan keterangan tentang keadaan sosial ekonomi rumah tangga”

Menurut Tina Wahyufitri, bahwa Hasil SBH 2022 mencakup paket komoditas, diagram timbang, dan Indeks Harga Konsumen tahun dasar 2022, cakupan surveinya melibatkan 150 Kab/Kota di Indonesia, termasuk dua Kabupaten di Sulbar, yaitu Mamuju dan Majene.

Dikatakan, cakupan wilayah dan sampel rumah tangga secara nasional mengalami peningkatan signifikan, dari 90 Kab/Kota menjadi 150 Kab/Kota, dan dari 141.600 rumah tangga menjadi 240.000 rumah tangga, ujarnya.

Sedang perubahan pola konsumsi masyarakat Sulbar  selama 4 tahun terakhir terjadi pergeseran preferensi dan prioritas mengkonsumsi barang dan jasa menjadi latar belakang dilakukannya SBH 2022. Hasil Diagram Timbang SBH 2022 menunjukkan kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih mendominasi pola konsumsi masyarakat Sulbar dengan bobot 38,02 persen, sebutnya.

Kemudian perbedaan pola konsumsi masyarakat di Kab. Majene lebih memprioritaskan konsumsi kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman, sementara masyarakat di Mamuju cenderung lebih konsumtif terhadap barang dan jasa lainnya.

Kesimpulan, hasil SBH 2022 digunakan pada penghitungan Inflasi Januari 2024 akan dirilis 1 Februari 2024 agar hasil survei ini dapat memperbarui bobot komoditas dan meningkatkan kualitas data inflasi, dengan harapan informasi ini dapat dipahami dan bermanfaat bagi masyarakat. (m2)

Komentar

Update Terbaru